Lewati ke konten utama
Training & Learning Development

KEMBANGKAN KOMPETENSI TIM, WUJUDKAN PERUBAHAN DALAM CARA KERJA

Program training yang efektif dimulai dari memahami tantangan organisasi. Saya membantu Anda merumuskan kebutuhan, menyusun pengalaman belajar yang relevan, memfasilitasi praktik, dan menyiapkan cara mengevaluasi pembelajaran.

Berbasis kebutuhanPraktik yang relevanEvaluasi terencana
Analisis Yang Terarah

Topik dan tujuan dibangun dari kebutuhan peran, tim, serta konteks kerja.

Materi Yang Kontekstual

Studi kasus dan aktivitas dapat disesuaikan dengan situasi peserta.

Belajar Melalui Praktik

Simulasi, diskusi, dan umpan balik dipilih sesuai keterampilan yang dituju.

Hasil Yang Ditinjau

Metode penilaian dirancang mengikuti tujuan dan data yang tersedia.

Untuk Perusahaan, Instansi & Komunitas

Program Disesuaikan Dengan Tujuan Organisasi Anda

Anda dapat memulai dari gambaran tantangan tim, peserta yang akan mengikuti program, dan kemampuan yang ingin dikembangkan. Detail pelaksanaan dirancang setelah kebutuhan semakin jelas.

Jelajahi Dokumentasi Training
Tujuan & Peserta

Fokus kompetensi dipilih sesuai jenjang, fungsi kerja, dan kebutuhan organisasi.

Desain Pembelajaran

Materi, aktivitas, studi kasus, dan metode fasilitasi disusun berdasarkan tujuan program.

Pelaksanaan

Format tatap muka, daring, atau kombinasi dibahas bersama dengan durasi dan kondisi peserta.

Evaluasi & Tindak Lanjut

Penilaian pemahaman, praktik, atau penerapan disesuaikan dengan ruang lingkup program.

Proposal & Biaya

Cakupan layanan dan biaya dibahas setelah topik, jumlah peserta, lokasi, serta kebutuhan operasional diperjelas.

Pemetaan Kebutuhan Interaktif

Siapkan Gambaran Awal Training Dalam Lima Pertanyaan

Pilih tujuan, dugaan penyebab, peserta, jumlah peserta, dan format. Anda akan mendapatkan ringkasan untuk membantu percakapan awal tentang program yang sesuai.

Perencanaan Awal Training

Pilihan Anda diproses di halaman ini. Tidak perlu memasukkan informasi pribadi.

Pertanyaan 1 dari 5

Memuat panduan kebutuhan training...

Ringkasan adalah bahan diskusi awal, bukan hasil asesmen organisasi atau proposal final. Data pilihan tidak otomatis dikirim. WhatsApp hanya akan dibuka ketika Anda memilihnya.

Area Pengembangan Kompetensi

Jelajahi Topik Training Yang Relevan Bagi Tim Anda

Berikut area program yang menjadi titik awal pembahasan. Tujuan pembelajaran, tingkat kesulitan, latihan, dan contoh kasus dapat dirancang mengikuti kebutuhan peserta.

01 / Komunikasi

Komunikasi & Public Speaking

Komunikasi interpersonal, presentasi, penyampaian gagasan, komunikasi profesional, dan keterampilan berbicara di depan kelompok.

Bahas Kebutuhan Ini
02 / Kepemimpinan

Leadership & Team Development

Kepemimpinan, kerja sama, koordinasi, delegasi, umpan balik, serta pengambilan keputusan dalam aktivitas tim.

Bahas Kebutuhan Ini
03 / Pengembangan Pemimpin

Coaching Skills For Leaders

Percakapan pengembangan, pemberian umpan balik, keterampilan bertanya, dan tindak lanjut untuk mendukung kinerja anggota tim.

Bahas Kebutuhan Ini
04 / Produktivitas

Goal Setting & Performance

Penetapan tujuan, pengelolaan prioritas, time management, problem solving, dan penerjemahan target menjadi tindakan.

Bahas Kebutuhan Ini
05 / Sales & Service

Sales & Service Excellence

Komunikasi penjualan, menggali kebutuhan pelanggan, negosiasi, pelayanan, dan membangun pengalaman pelanggan yang lebih baik.

Bahas Kebutuhan Ini
06 / Customized Program

Training Sesuai Kebutuhan

Program yang dibangun berdasarkan tantangan kerja, kompetensi, dan perubahan perilaku yang ingin dikembangkan di organisasi Anda.

Diskusikan Program Khusus
Rekam Jejak Profesional

Lihat Dokumentasi Kegiatan Dan Kolaborasi

Telusuri pengalaman fasilitasi, kegiatan pembelajaran, serta institusi yang tercantum dalam portofolio untuk memahami konteks kerja saya.

Lihat Portofolio
Analisis Kebutuhan

Pastikan Pelatihan Menjawab Kebutuhan Yang Tepat

Peningkatan kemampuan dan penyempurnaan sistem kerja sama-sama penting. Identifikasi penyebab membantu menentukan program pengembangan yang relevan.

Saat Pengembangan Kompetensi Dibutuhkan

  • Peserta memerlukan pengetahuan atau keterampilan baru.
  • Praktik kerja membutuhkan penguatan dan umpan balik.
  • Standar komunikasi, kepemimpinan, atau pelayanan perlu dipahami bersama.
  • Karyawan sedang menghadapi perubahan peran atau tanggung jawab.

Saat Sistem Kerja Perlu Ditinjau

  • Proses, SOP, atau pembagian kewenangan memerlukan penyesuaian.
  • Peralatan dan sumber daya belum mendukung target.
  • Beban kerja atau indikator kinerja menghambat penerapan.
  • Penyebab tantangan belum diketahui dan perlu diperiksa lebih dahulu.
Pendekatan Perancangan Program

Dari Kebutuhan Organisasi Hingga Evaluasi Pembelajaran

Program dibangun secara terstruktur agar setiap aktivitas memiliki alasan yang jelas dan berkaitan dengan kemampuan yang ingin dikembangkan.

01 · ANALYSIS

Analisis Kebutuhan

Memahami tantangan, karakteristik peserta, konteks kerja, dan target perubahan.

02 · OBJECTIVES

Tujuan Pembelajaran

Merumuskan kompetensi dan perilaku yang ingin dibangun melalui program.

03 · DESIGN

Desain Kurikulum

Menentukan susunan materi, urutan aktivitas, dan pengalaman belajar.

04 · PRACTICE

Materi & Aktivitas

Menyiapkan latihan, studi kasus, simulasi, dan bahan pembelajaran.

05 · FACILITATION

Fasilitasi Training

Membantu peserta memahami, mencoba, berdiskusi, dan menerima umpan balik.

06 · EVALUATION

Evaluasi & Tindak Lanjut

Meninjau hasil belajar dan peluang penerapan sesuai ruang lingkup program.

Pilihan Format

Bentuk Training Mengikuti Tujuan Dan Karakter Peserta

Metode, durasi, dan tingkat interaksi dapat disesuaikan agar pembelajaran tetap relevan dengan kebutuhan serta kondisi operasional organisasi.

01 / WORKSHOP

Workshop Interaktif

Memadukan pemahaman konsep, diskusi, dan latihan dalam satu rangkaian.

02 / SERIES

Rangkaian Sesi

Belajar bertahap untuk kebutuhan yang memerlukan penguatan antarsesi.

03 / PRACTICE

Praktik Intensif

Fokus pada simulasi, studi kasus, umpan balik, dan pengulangan.

04 / BLENDED

Blended Learning

Mengombinasikan sesi bersama dengan bahan belajar atau tindak lanjut.

Evaluasi Pembelajaran

Mengukur Pembelajaran Dengan Indikator Yang Relevan

Evaluasi dipilih berdasarkan tujuan program dan dukungan data. Pendekatan empat level berikut dapat membantu menentukan apa yang ingin diamati.

LEVEL 1

Reaction

Menilai pengalaman, relevansi, dan respons peserta terhadap kegiatan.

LEVEL 2

Learning

Meninjau perubahan pemahaman atau keterampilan melalui tes, demonstrasi, atau latihan.

LEVEL 3

Behavior

Melihat penerapan keterampilan dalam pekerjaan, jika observasi lanjutan tersedia.

LEVEL 4

Results

Mengkaji keterkaitan program dengan indikator organisasi apabila data memungkinkan.

Evaluasi penerapan dan hasil organisasi memerlukan kesempatan praktik, keterlibatan pihak terkait, dan indikator yang disepakati. Tidak setiap program memerlukan seluruh level evaluasi.
Andi Mahdi Sahdani
Fasilitator & Perancang Pembelajaran

Andi Mahdi Sahdani, S.Psi., M.Sc.

Saya menggabungkan pengalaman Learning & Development, pengelolaan sumber daya manusia, training, coaching, dan pendidikan psikologi dalam merancang pembelajaran yang dekat dengan tantangan kerja peserta.

  • Learning & Development — pengalaman pengembangan kompetensi dan fasilitasi di lingkungan Galesong Group.
  • Trainer & Instructor BNSP — kompetensi yang tercantum dalam profil sertifikasi profesional.
  • Human Resources — pengalaman pengelolaan SDM dan kompetensi terkait HR Management serta HR Administration.
  • Coaching — pelatihan dan kompetensi Business Coaching serta NLP Coaching.
  • Pendidikan — S1 Psikologi dan M.Sc. Psychology & Islamic Counseling.
Pertanyaan Umum

Informasi Sebelum Merencanakan Training

Beberapa hal berikut dapat membantu Anda menyiapkan percakapan awal mengenai program untuk tim atau organisasi.

Apakah Topik Training Bisa Disesuaikan Dengan Organisasi?

Ya. Topik, contoh, studi kasus, dan aktivitas dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan peserta serta tujuan yang disepakati.

Apakah Training Tersedia Secara Daring Dan Tatap Muka?

Keduanya dapat dibahas. Pilihan format mengikuti tujuan belajar, jenis praktik, kondisi peserta, serta kebutuhan pelaksanaan.

Bagaimana Menentukan Jumlah Peserta Dan Durasi?

Jumlah peserta dan durasi ditentukan dengan mempertimbangkan tujuan, materi, metode, interaksi, dan intensitas praktik yang dibutuhkan.

Apakah Tersedia Pre-Test Dan Post-Test?

Instrumen tersebut dapat digunakan apabila sesuai dengan tujuan pembelajaran. Keterampilan praktis juga dapat dinilai melalui simulasi, tugas, atau observasi.

Apakah Training Dapat Dibuat Dalam Beberapa Sesi?

Ya. Program dapat disusun sebagai satu kegiatan, beberapa sesi bertahap, atau rangkaian yang dilengkapi tugas dan tindak lanjut.

Bagaimana Proposal Dan Biaya Training Disusun?

Proposal dan biaya dapat dibahas setelah ruang lingkup program, topik, peserta, durasi, lokasi, format, serta kebutuhan pelaksanaan diperjelas.

Bagaimana Jika Masalah Tim Berkaitan Dengan Sistem Kerja?

Analisis kebutuhan dapat membantu membedakan kesenjangan kompetensi dari hambatan sistem kerja sehingga pilihan intervensi lebih relevan.

Apakah Saya Bisa Mengirim Ringkasan Hasil Pemetaan?

Ya. Setelah menjawab lima pertanyaan, Anda dapat menyalin ringkasan, mengunduh file TXT, atau membuka WhatsApp dengan pesan yang telah disiapkan. Pesan tidak dikirim otomatis.

Mulai Kolaborasi

Wujudkan Program Pengembangan Yang Sesuai Dengan Tim Anda

Mulai dari tujuan yang ingin dicapai, tantangan yang dihadapi, dan kemampuan yang perlu dikembangkan. Dari sana, kita dapat membahas rancangan pembelajaran yang relevan.

Scroll to Top